Project: SEO Research Klinik Kesehatan Hewan

Project 01

SEO Research untuk Klinik Kesehatan Hewan

Internship remote 30 hari sebagai SEO Virtual Assistant di website sungguhan milik klinik kesehatan hewan multi-cabang. Fokus saya adalah riset: mulai dari audit, keyword dan kompetitor, sampai peluang backlink, lalu menerjemahkannya jadi rekomendasi yang siap dikerjakan tim klien.

KlienKlinik kesehatan hewan (nama dirahasiakan)
NicheKesehatan hewan & pet care
Durasi30 hari · remote
PeranSEO Virtual Assistant (Intern)
Format laporanGoogle Sheets & Google Docs
Tools riset (versi gratis)Google Search Console · Ahrefs · Ubersuggest · Moz · Similarweb · Screaming Frog · PageSpeed Insights · Google search operators
Temuan utama

Nama brand klien sudah disebut di beberapa situs kredibel, tapi belum ditautkan. Ini peluang backlink yang paling mudah didapat, cukup dengan meminta link.

Alur kerja 30 hari SEO research: audit awal, keyword dan kompetitor, riset backlink, optimasi konten, implementation summary
01 — Audit Awal

Memetakan kondisi website di 5 area

125halaman dipindai
5area audit
13rekomendasi berprioritas
41%title tag terlalu panjang

Saya memulai dengan audit SEO di 5 area: technical, on-page, off-page, konten, serta traffic & ranking. Setiap temuan dicatat dengan tingkat prioritas dan bukti screenshot di appendix terpisah, supaya tim klien bisa memverifikasinya sendiri.

Beberapa temuan utama

  • Dari 125 halaman, 41% title tag terlalu panjang, 26% tanpa meta description, dan 26% tanpa H1. Homepage justru punya 4 H1 sekaligus.
  • 68,5% gambar tidak punya alt text.
  • Beberapa halaman layanan sebenarnya sudah ada lengkap dengan form booking, tapi tidak tertaut dari menu (orphan page), sehingga sulit ditemukan pengunjung maupun Google.
  • Klinik ini kuat di hasil Google Maps (masuk 3 besar untuk keyword prioritas), tapi belum muncul di hasil pencarian biasa. Ini celah yang sudah diisi kompetitor.
02 — Keyword & Kompetitor

Mengecek intent langsung di Google, bukan asumsi

Riset dimulai dari 10 keyword target yang ditentukan klien di Project Brief. Setiap keyword dicek volume dan tingkat kesulitannya, lalu search intent-nya diverifikasi langsung di Google, bukan hanya mengikuti asumsi awal.

Temuan kunci

  • Beberapa keyword yang di brief dianggap informasional ternyata di Google didominasi hasil lokal dan komersial (Google Maps, halaman layanan klinik, daftar “klinik terdekat”). Artinya keyword ini lebih tepat dikejar lewat halaman layanan, bukan artikel blog.
  • Keyword layanan dengan volume tertinggi sama sekali tidak menampilkan klinik ini, baik di iklan, Google Maps, maupun hasil organik.
  • Dari 3 kompetitor, klinik ini unggul di jumlah artikel blog, tapi tertinggal di FAQ, transparansi harga, dan testimoni bernama.
KeywordTipeVolume*KDIntent di briefIntent hasil cek GooglePrioritas
dokter hewanHead74K19InformasiLokal + komersialHigh
klinik hewan 24 jamLong-tail88019InformasiLokal + komersialHigh
pet hotelHead3,6K20MembeliLokal + komersialMedium

*Estimasi Ubersuggest versi gratis, September 2026.

Hasil: 5 keyword prioritas terpilih untuk ditindaklanjuti, termasuk 1 keyword gap dari analisis kompetitor.

03 — Riset Backlink

Mencari peluang link yang realistis

3kompetitor dianalisis
10peluang backlink (5 dari kompetitor, 5 dari sumber lain)
3rekomendasi teratas, usaha rendah (±15–30 menit)

Saya menganalisis profil backlink 3 kompetitor yang skalanya sebanding (sama-sama klinik multi-cabang), lalu mencari peluang tambahan lewat Google search operators. Setiap prospek dibuka satu per satu untuk memastikan klien belum tercantum atau belum ditautkan.

Temuan kunci

  • Kompetitor lebih sering muncul di direktori layanan hewan dan artikel rekomendasi klinik, sementara backlink berkualitas milik klien kebanyakan berasal dari sumber bisnis umum, belum dari situs yang dipakai orang saat mencari klinik.
  • Salah satu kompetitor masuk 3 besar Google Maps padahal hampir tidak punya backlink berkualitas. Artinya, peringkat di Maps lebih ditentukan oleh Google Business Profile (ulasan, kategori, lokasi) daripada backlink.
  • Beberapa media nasional sudah menyebut nama brand klien berkali-kali, tapi tanpa tautan (unlinked mention). Ini peluang yang cukup diambil dengan meminta link.
  • Backlink dari jaringan jual-beli link di profil kompetitor diidentifikasi dan sengaja tidak ditiru, karena berisiko kena penalti Google.
Lihat Contoh Laporan (PDF) →
04 — Optimasi Konten

Dari hasil riset ke draf yang siap pasang

12 → 22skor checklist SEO artikel 1 (dari 27 poin)
14 → 24skor checklist SEO artikel 2 (dari 27 poin)
12/12SEO self-check artikel baru
9rujukan kredibel di artikel baru

Hasil riset keyword dan audit dipakai untuk menyiapkan draf optimasi 2 artikel lama yang kunjungannya turun, dan 1 artikel baru bertopik kesehatan hewan.

Yang dikerjakan di artikel lama

  • Meta description baru, karena deskripsi lama terpotong di hasil Google.
  • Menambah bagian yang dicari orang tapi belum dibahas: FAQ, tanda bahaya, dan kapan perlu ke dokter hewan.
  • Internal link yang tidak relevan diganti dengan artikel yang berkaitan, plus rujukan sumber terpercaya.
  • Isi artikel diperdalam: 616 → 909 kata dan 554 → 797 kata.

Artikel baru (±2.000 kata) termasuk topik YMYL (kesehatan), jadi ditulis dengan 9 rujukan kredibel. Sesuai masukan klien, artikel tidak menyebut obat, produk, maupun dosis, dan penanganan selalu diarahkan ke dokter hewan.

Status: semua draf siap pasang dan sudah disetujui mentor. Pemasangan di website dilakukan oleh tim klien.

05 — Hasil

7 deliverable, semuanya disetujui mentor

  • 7 deliverable selesai dalam 30 hari: Initial SEO Audit, Keyword Research & Competitor Analysis, Content Optimization Plan, Outline Artikel Baru, Backlink Opportunity Report, 2 Artikel Optimasi, dan 1 Artikel Baru.
  • Ditutup dengan Implementation Summary berisi 8 rekomendasi lanjutan yang diurutkan berdasarkan prioritas dan perkiraan usaha, supaya tim klien tahu langkah berikutnya.
“Riset backlink-nya solid dan berhasil disetujui.” Catatan mentor

Yang saya pelajari

  1. Intent di brief klien tidak selalu sama dengan yang terlihat di Google, jadi selalu cek SERP langsung.
  2. Peringkat di Google Maps dan di hasil organik butuh strategi yang berbeda.
  3. Masukan klien (misalnya larangan menyebut obat dan dosis) justru membuat konten lebih aman dan relevan dengan bisnisnya.

Butuh riset serupa untuk website kamu?

Saya bisa bantu mulai dari audit, riset keyword, sampai laporan peluang backlink yang siap ditindaklanjuti.